News
Kota Bandung Perlu Gedung MICE Representatif
Posting by: Gatot P (Selasa, 19 Mei 2009)
Fungsi Sabuga pun lebih untuk wisuda dan seminar. Askary mencontohkan, Jakarta Convention Center berkapasitas sekitar 30.000 orang. Gedung yang cocok untuk menggelar acara tingkat internasional seharusnya berkapasitas sebesar itu. Lahan parkir pun luas dan bangunannya lebar.
Dampaknya, acara internasional nyaris tak pernah diselenggarakan di Bandung. Sebenarnya, menurut Askary, lapangan bola bisa menjadi tempat menggelar acara. Stadion Jalakharupat di Kabupaten Bandung misalnya, bisa menampung sekitar 40.000 orang.
Namun, tempat itu tentu bukan dikhususkan untuk menyelenggarakan MICE. Di Lapangan Gasibu yang menjadi landmark Kota Bandung, penyelenggara acara bisa saja memasang tenda dome besar dengan banyak pendingin udara didalamnya.
Namun, kata Askary, biayanya justru menjadi lebih mahal dibandingkan menyewa gedung. Padahal, acara di Bandung yang sangat banyak menjadi peluang penyelenggaraan MICE. Pada tahun 2007, terdapat 1.076 acara dan tahun 2008 sebanyak 1.226 acara.
Berdasarkan itu, tak ada hari tanpa acara di Bandung. Setiap hari, rata-rata ada dua hingga tiga acara. "Bandung juga sudah menjadi tujuan wisata," katanya. Pemerintah Kota Bandung sedang mencari lokasi yang tepat untuk membangun gedung MICE yang memadai.
Beberapa lokasi itu misalnya Gedebage, Sekeloa, dan lahan di depan Gedung Sate. Namun, dimulainya pembangunan sarana tersebut belum ditetapkan . Jumlah kamar hotel tipe presidential suite yang terbatas di Bandung atau kurang dari 10 unit juga menjadi kendala.
Tipe kamar itu hanya ada antara lain di Savoy Homann Bidakara Hotel, Hyatt Regency Hotel, dan Grand Hotel Preanger. Hotel memang diperkirakan merugi karena kamar bertarif mahal, hingga Rp 15 juta per malam itu tidak sering terisi.
Namun, kelengkapan tersebut bisa menjadi pendukung perhelatan MICE berskala besar dengan tamu-tamu penting. Tahun 2005, digelar Peringatan Konferensi Asia Afrika tetapi tamu-tamunya hanya mampir di Bandung karena tak ada hotel yang memadai untuk pemimpin dunia.
Selain itu, bintang-bintang internasional pasti akan meminta kamar dengan tipe paling mewah tersebut. Askary mengatakan, Gedung MICE berstandar internasional seharusnya terhubung dengan bangunan penyimpanan barang, hotel setidaknya berbintang tiga, dan lahan parkir luas. (Sumbe: kompas.com)


